Monday, April 24, 2017

Ketika Azka Bertanya


Bismillah..

Sekedar pengingat bahwa ada begitu banyak milestone luar biasa dalam perkembangan Azka.. :’)
Semenjak Azka berusia 2,5 tahun hingga kini genap  tiga tahun, kemampuan verbalnya makin meningkat; pun kalau boleh dibilang logikanya dalam menanggapi hal-hal yang terjadi di sekitarnya.


Saya dan Abinya Azka sepakat untuk tidak memperlakukan Azka sebagai anak kecil, tetapi sebagai orang dewasa mini dalam beberapa hal. Kami percaya bahwa anak adalah makhluk tercerdas. Jadi insyaallah kami sebisa mungkin berusaha menjawab berbagai pertanyaan ajaib Azka sebagaimana jawaban seharusnya; bukan dengan jawaban ngasal yang penting anak diem. Walaupun konsekuensinya, itu bisa menimbulkan banyak pertanyaan baru dari Azka, yang biasanya bikin tambah pusing hihihi.. Untungnya pusing yang nikmat.. :D

Kami sangat menikmati bagaimana Azka mencerna berbagai jawaban lalu mengolahnya dalam logika berpikir versinya. Masya Allah, luar biasa apa yang kadang keluar dari bibirnya sungguh seringkali membuat kami terperanjat, geli, merasa takjub bahwa makhluk semuda ini bisa berpikir demikian. Masya Allah..

Saya yang lebih banyak menghabiskan waktu bersama Azka di rumah, lebih sering menjadi saksi mata momen-momen ajaib ini. Biasanya di atas kasur menjelang tidur siang, adalah waktunya Azka reading time shirah atau kisah para nabi. Seringkali di tengah-tengah bercerita timbul berbagai pertanyaan maupun jawaban yang luar biasa menghibur. Sayangnya, saya tak banyak mendokumentasikan secara riil peristiwa-peristiwa tersebut, sehingga akhirnya ingatan manusialah yang membodohi kita semua. Hanya ada beberapa potongan yang kadang teringat. Salah satunya saat kami sedang membaca kisah Maryam, fragmen melahirkan Nabi Isa a.s.

Saturday, December 31, 2016

When I am Turning 28

Once you grow up, age is just a number
-Anonim-

Hari ini saya berulang tahun, lho..
Keberapa?
28

Haha..tuwir ngggak sih? *cek kerutan*

Keliatan tua kalau diliat hobi saya belakangan ini untuk mantengin serum-serum yang menjual kata macam'youthful glowing skin, rejuvenate, etc. Hihi...
Muda, kalau dibandingan sama ibu saya *iyain aja deh yaa

But literally, I agree with the first phrase I wrote. Age is just a number.


Emang kalau tambah tua trus mau bete? Wong sudah sunatullah waktu kita makin berkurang di dunia ini
Mau ngerayain? Lha akhiratnya makin deket, jatah idup makin tipis, kok malah dirayain?

Bersyukur? Pasti. 
Alhamdulillah masih dikasih kesempatan untuk memperbaiki diri..
Masih dikasih kesempatan untuk ngumpul sama keluarga dan teman-teman tersayang..sambil nyiapin bekal buat ‘pulang’ ke rumah yang sebenarnya!


Di usia 28 ini saya merasa lebih dewasa. (boleh ditanyain ke suami saya. Kalau dijawab enggak, info ya, biar saya getok palanya hihi #becanda)
When I look back, banyak hal-hal yang I wish I would’ve done. Bener ternyata kata para tetua, kita akan lebih menyesal terhadap hal-hal yang nggak kita lakuin ketimbang yang kita lakuin tapi salah. Ya tapi karena kita nggak bisa turning back the time, the best thing I can do now is do it right now. Better late than never.
Starting up home based business is one of the example..
Ngafalin Quran..(entah nutut enggak umurnya, tapi yang penting usaha dulu. Masa mau anaknya jadi hafizh/ah, ortunya kagak ikut belajar? Malu kan ya..)
Belajar bahasa..

And the list will goes on..


Selain itu, ada juga momen-momen di masa lalu yang bikin saya kangen setengah mati sampai sakit perut. Momen yang biasanya dipicu karena buka-buka album foto lama. Ngeliat jejeran foto itu bikin saya mikir 'Ya Allah, gue pernah muda ya banget ya..'.  Kayak nggak punya beban, like I will live forever. Muka masih polos banget belum kenal krim malam pencegah kerutan. Paling yang dipikirin kalo nggak ulangan ya tugas dari dosen yang dikumpulin besok hihi. Muka-muka belum sampai umur 20. Ah, berasa baru kemarin umur segitu, tapi di saat yang sama juga terasa lama. Udah 10 tahun lebih ternyata..#mendadak mellow


Skip skip. Back to present.


Yang jelas di usia 28 tahun ini masih banyak hal yang pengen saya capai. Walaupun proporsinya nggak melulu soal dunia, ya. Kalaupun urusan dunia, ya harus yang bisa mepercepat laju ke surga. Pokoknya milad harus selalu jadi refleksi dan cambuk kalau esok harus lebih baik dari kemarin, dengan rencana yang jelas dan aksi yang terstruktur untuk mencapai tujuan... 


Moga-moga Allah paringi kemudahan.. 



Happy birthday to myself :’)