Friday, April 3, 2015

Selamat Milad, Anakku...

 

5 April 2014. Umar Azka, 2 days old :)
 

Ini adalah draft kedua yang Ummi tulis, Nak, setelah draft yang pertama dengan sangat terpaksa dihapus karena terlalu...cheesy?


Tapi memang Ummi jadi gampang cheesy kalau berhubungan sama Azka..



----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


It feels like yesterday...

Mi menemukan blood spot yang keluar bersama lendir dari jalan rahim. Unexpected.. karena Azka perkiraan masih baru akan lahir 10 hari lagi.

Dini hari itu, Nak, menjelang pukul dua, Mi berasa dalam mimpi, naik taksi bersama Utimu ke RS. Terlebih ketika perawat memastikan air ketuban Ummi rembes dan Mi harus bedrest di RS sambil menunggu kontraksi. Seriusan gue mau lahiran sekarang?? Bahkan tas perlengkapan yang sudah siap sedia pun tidak Ummi bawa ke RS. Eh seriusan ini??

Long story to be short, setelah hampir 12 jam Azka belum mau keluar sendiri, Mi akhirnya harus diinduksi. Ya Allah..betul-betul Mi nggak tau sebegitu sakitnya diinduksi..rasanya mau mati. Waktu terasa begitu lama. Rasa sakit yang berputar-putar membuat Mi nyaris kehabisan tenaga. Untung ada Abi di samping Ummi, yang menangkap gerakan lemah Mi saat minta disuapi pisang atau pocari untuk booster energi. Utimu? Hanya bisa memantau dari kejauhan karena ga tega melihat Ummi kesakitan.

Akhirnya sayang.. pukul 21.50 kamu lahir. Tangis pertama Azka membuncah bersamaan dengan hilangnya sakit pada tubuh Ummi. Bayi Ummi..kesayangan Ummi.. Mi teringat berucap "lucunya..lucunya.." bersamaan dengan airmata yang menderas di pipi. All the pains were paid off.



Umar Azka Al Faruq Wahid. Pemimpin yang paling bersih pembeda antara yang haq dan yang batil.


----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Anakku...
Hari Azka genap berumur setahun. Usai sudah masa menghitung usiamu dengan hitungan bulan..

Anakku...
Akan tiba masanya Ummi Abi tidak ada di sampingmu untuk melindungi Azka... betapapun inginnya kami. Akan tiba masanya Azka melihat dunia dengan cara yang berbeda. Betapa dunia tidak sekedar hari ini bermain tanah bersama Abi... disuapin makan sama Ummi.. Akan tiba masanya dunia terasa begitu kejam dan tidak adil..Tapi di sanalah, Nak, tantangannya... Di sanalah Azka harus ikut berperan, jangan menjadi mereka yang hanya berani diam dan ikut arus. Sampaikanlah kebenaran walau itu pahit, Al Faruq! Berpeganglah pada buhul tali yang kokoh, Islam. Gantungkanlah hidupmu hanya pada Allah SWT.

Anakku...
Baru kemarin rasanya Ummi memandikanmu dengan hati-hati.. menggendongmu dengan mudah.. berbaring di sampingmu dan berpikir, apakah Azka sudah bisa mengenali Ummi. Sekarang Azka sudah bisa jalan..Ummi kalau nggendong Azka rasanya beraaat banget. Azka juga udah bisa diajak main petak umpet dan selalu mau ikut kalau Mi pergi..

Doa Ummi, Nak, semoga Azka menjadi pribadi yang jauuuuuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhh lebih baik dari Ummi dan Abi dalam segala hal. Semoga Allah menjaga Azka selalu berada dalam keimanan... Sehingga pada saatnya nanti kita bisa berkumpul bersama di Jannah-Nya.

24 Agustus 2014. Azka dan Ummi di suatu pagi yang cerah

Selamat berumur setahun, Kesayangan. I love you too much :)



Thursday, March 26, 2015

A Sweet (Hopefully!) Comeback

ALHAMDULILLAAAHHHH!!!

Cuma itu yang bisa saya ucapkan when FINALLY I can enter to this blog. Yeah, my blog yang udah hiatus dari November ini... Ampun dah, parah banget.

Jadi yaaa.. namanya ujian. Dimulai dari susahnya spare time buat ngeblog, modem bermasalah, kompie rusak, sampai... gak bisa masuk ke blog ini entah kenapa.. hiksss...
Kangennn.. kangen nulis.. Karena literally ga nulis apapun yang panjangan dikit berbulan-bulan (kecuali kalau resep mpasi Azka dihitung nulis..). I lost my insanity, to be honest... Nothing can heal as good as writing.. Oh, my eternal love *lebay*

Banyak banget yang pengen saya share..and I bet some of you are curious about my not-so-new-actually dailylife as a mother :p (haha GR banget). In sya Allah will be post more about it... doaken saja semuanya dimudahkan... (Ya Allah mudahkanlah jalan hambaMu untuk nulisss.. karena ini salah satu lahan hamba tuk memberi manfaat bagi sekitar.. Aaamiiinnn..)

Just a lil sneak peek to my life.. sekarang saya mulai berusaha nyeimbangin antara ngurus anak dan ngurus yang lain-lain (baca: jualan). Udah dari dulu emang pengen jadi pengusaha.. yang sukses. Cuma memang effortnya harus lebih sekarang-sekarang ini pas udah punya baby. Teteupp doongg Azka yang utama.. cuma saya pengennya sih as soon as possible bisa mencapai financial freedom *halah*. Kan enak... pengen beli kosmetik yang katanya bikin wajah sebening kristal ini itu ya tinggal ayuukk.. Bisa infaq, sedekah lebih banyak.. In sya Allah bisa membantu orang lain lebih banyak juga.. Dan pastinya, bisa memaksimalkan potensi yang udah dikasih Allah :) Eman banget kaan punya keinginan kuat dan talenta tapi kalau ujung-ujungnya cuma mantengin instagram *apeu deh*


Dah segitu aja dulu deh nulisnya.. tar malah jadi ke mana-mana. Buat cerita yang ke mana-mana mending saya tulis di post tersendiri yaa fellas..

It is 1 AM by the way.. and I still have a pile of tasks.. *buku kas melambai-lambai*


See you again, my friends.. It's really, really good to be back


Thursday, November 13, 2014

The Name

My baby, seven days old when having his aqiqah

Umar Azka Al Faruq Wahid


Umar derived from Umar ibn Al Khattab and Umar ibn Al Aziz, Both were great caliphs. 
Azka (arabic) means purest, holy 
Al Faruq (arabic) means "the one who distinguishes between right and wrong". It was the title earned by Umar ibn Al Khattab
Wahid (arabic) means the first, and also his father's name

  
"The purest and holy caliph who distinguishes between right and wrong"

 -pemimpin yang paling bersih dan suci, pembeda antara yang haq dan yang batil-


"Giving name works as pray. So pray as long as you can"
Widya Reswari, 2014